Mengenal Ho Yinsen, Salah Satu Pembuat Armor Iron Man Pertama
Jika kalian menonton film Iron Man (2008), pasti kalian mengenal sosok orang tua ini. Yap! Namanya adalah Profesor Ho Yinsen. Yinsen adalah profesor sekaligus membantu Tony Stark (Iron Man) membuat baju Armor pertamanya. Meskipun hanya figuran, Yinsen masih merupakan sosok yang penting bagi Tony. Tanpa Yinsen, Tony Stark atau Iron Man tidak akan pernah ada dan Avengers tidak akan pernah mengenal sosok Iron Man.
Karakter Ho Yinsen ditulis oleh Stan Lee dan Larry Lieber. Sedangkan karakternya diilustrasikan oleh Don Heck. Yinsen muncul pertama kali di komik Tales of Suspense #39 pada bulan Maret 1963.
Tentang Ho Yinsen
Profesor Ho Yinsen adalah seorang pasifis, fisikawan, dan teknisi yang berasal dari Timbetpal. Saat Tony Stark kuliah, Tony sangat mengagumi pekerjaan pria tua itu. Di usia tuanya, Yinsen ditangkap di Vietnam oleh panglima perang komunis yang bernama Wong Chu sebelum Tony Stark juga ikut ditangkap. Saat perusahaan pemasok militer milik Stark melakukan misi penyelamatan untuk Stark, Stark tidak sengaja terkena serpihan peluru yang mengenai tubuhnya yang lalu peluru itu perlahan lahan menjalar ke jantungnya. Karena hal itu, Yinsen lalu membuat lempeng dada magnetik dan menempelkannya di dada Stark, lempengan dada magnetik tersebut berfungsi untuk mencegah pecahan peluru agar tidak mencapai jantung Stark. Dengan demikian, Stark tetap hidup dan bisa bertahan.
Wong Chu lalu memerintahkan Tony Stark dan Ho Yinsen membuat senjata untuk dirinya. Sebaliknya, Yinsen membantu Stark diam-diam untuk membangun baju besi Iron Man pertamanya yang mencakup perangkat untuk jantung Stark yang membuatnya tetap hidup. Yinsen mengorbankan dirinya untuk mengalihkan perhatian Wong Chu agar dapat Stark mempunyai cukup waktu untuk menambah kekuatan armornya. Stark berhasil menyelesaikan armornya, lalu Stark menjadi Iron Man. Iron Man berhasil mengalahkan Wong Chu, dan membebaskan semua tahanan Wong Chu.
Dua belas mantan tahanan Wong Chu adalah murid Yinsen. Salah satu dari murid Yinsen yang bernama Sun Tao memimpin mereka untuk mendirikan sebuah sekte religius semu yang disebut Sons Of Yinsen. Sons Of Yinsen bertugas untuk mengembangkan teknologi yang sangat canggih dari catatan-catatan dalam jurnal Yinsen yang telah ditulisnya sebelum kematiannya. Mereka menggunakan teknologi ini untuk menciptakan kota kelahiran Yinsen yaitu Timbetpal sebagai kota yang maju, futuristis, dan kota yang lebih dikenal. Lalu terungkap bahwa Wong Chu selamat dari serangan Iron Man. Wong Chu diketahui diselamatkan oleh Ahli Interdimensional yang bernama Doctor Midas. Doctor Midas lalu menjual otak Yinsen kepada Wong Chu.
Entah bagaimana, tapi otak Yinsen berhasil didapatkan oleh Sons Of Yinsen. Lalu, Sons of Yinsen berusaha untuk membangkitkan kembali Profesor Yinsen dengan menempatkan otaknya di dalam armor Iron Man. Tetapi, tidak sengaja, armor itu ternyata dibawah kendali Ultron. Para Sons Of Yinsen tidak mengetahui kalau itu adalah Ultron, mereka lalu mengabdi dan siap melakukan apapun yang diperintahkan oleh (yang dikiranya) Profesor Ho Yinsen. Lama kelamaan, Armor Yinsen yang dikuasai Ultron itu memerintahkan untuk penyusunan perencanaan perang. Hanya Sun Tao yang menolak perintah ini, Sun Tao lalu dijadikan pemimpin Sons Of Yinsen oleh seorang pria yang bernama Tyger Minn.
Ultron lalu memimpin Sons Of Yinsen untuk mengungkapkan diri kepada publik dan mendirikan Gereja Yinsen (Church of Yinsen). Ternyata, Sun Tao sudah menduga kalau armor yang digunakan sebagai tempat untuk menaruh otak sekaligus membangkitkan Profesor Ho Yinsen itu telah dikuasai Ultron. Kemudian Sun-Tao, Iron Man, dan Jocasta bekerjasama untuk mengalahkan Ultron yang menguasai Sons of Yinsen dan membebaskan tahanan Ultron yang bernama Antigone. Ultron lalu berencana untuk menghancurkan Timbetpal dan Sons Of Yinsen. Tetapi karena malfungsi, Ultron merasa tidak bisa mengendalikan armor yang dinaunginya dan Iron Man berhasil menyingkirkan Ultron dan menghindarkan Timbetpal dari bahaya besar.
Ho Yinsen Dalam Beberapa Versi
Selama event Secret Wars, Ho Yinsen berada di domain Battleworld di Kota Yinsen di mana ia menjabat sebagai Baron (Nobilitas, yang dihormati) disana. Yinsen juga terbukti memiliki seorang putri bernama Toni yang beroperasi sebagai Kid Rescue. Berdasarkan mimpi yang Yinsen miliki tentang pre-Battleworld Earth, dirinya kemungkinan berasal dari Earth-14029.
Di cerita Iron Man: Fatal Frontier, Ho Yinsen menjadi tawanan di Afghanistan. Ketika Yinsen hendak meletakkan sebuah elektromagnet di dada Tony Stark untuk menyelamatkannya dari pecahan peluru yang mendekati jantungnya, Stark menolak. Stark lalu mengaktifkan "Rescue Suit" untuk membantu Yinsen melarikan diri dari tawanan. Di saat terakhirnya, Stark meminta Yinsen untuk menggunakan suit itu untuk menyelamatkan dunia.
Di cerita Marvel Mangaverse, Ho Yinsen adalah salah satu kreator teknologi yang dimiliki Iron Man.
Di cerita Iron Man: Season One, Yinsen berasal dari Chardistan. Yinsen tewas ketika peluru yang ditujukan pada Iron Man berubah arah dan mengenai dirinya.
Di cerita Marvel Adventures, Yinsen adalah investor pasifis dan profesor yang berasal dari Madripoor. Yinsen mengecam Tony Stark karena mengizinkan senjata Stark dirancang untuk jatuh ke tangan A.I.M. (Advanced Idea Mechanics) yang menggunakan senjatanya untuk menyerang Madripoor. Saat menerbangkan pesawat eksperimental, Stark dijatuhkan dan ditangkap oleh A.I.M., yang juga menahan tahanan Yinsen. Menggunakan puing-puing dari pesawat Stark, Stark dan Yinsen bekerja sama untuk merancang sepasang baju besi Iron Man, satu emas dan satu merah. Saat keduanya selesai, Tony dan Yinsen berusaha kabur. Namun, Yinsen terbunuh saat melarikan diri dari A.I.M.
Yap! Sekian dulu postingan kali ini! Semoga bermanfaat!
Apabila ada kekurangan/kesalahan mohon dimaafkan :)
Sampai Jumpa!
Instagram: @reymanjfury
Facebook: Reyman Dhani
Twitter: @reymandhani







Komentar
Posting Komentar